BAZNAS Cianjur Hadiri Rakornas BAZNAS 2026, Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” di Jakarta, pada 13–15 Oktober 2026.
BAZNAS Kabupaten Cianjur diwakili oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, KH. Ir. Deny Saeful Rohman, Wakil Ketua II H. M. Toha, S.Ag., M.Pd.I., serta Wakil Ketua III H. M. Ichsan, SE., M.Pd.
Dalam Rakornas tersebut, BAZNAS RI menetapkan target pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) secara nasional sebesar Rp70 triliun pada tahun 2027. Target ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan zakat nasional sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa target tersebut mengacu pada Rencana Strategis BAZNAS 2026–2031. Pencapaiannya membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta dukungan pemerintah dan dunia usaha.
Menurutnya, penguatan penghimpunan zakat harus diiringi dengan optimalisasi pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS-DSKL agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Setiap penerima manfaat adalah saudara kita yang sedang kita bantu bangkit, dari mustahik menjadi muzaki,” ungkap Sodik.
Perkuat Konsolidasi Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Pembukaan Rakornas BAZNAS 2026 dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, serta sejumlah menteri dan tokoh nasional lainnya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 1.300 peserta yang terdiri atas perwakilan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
Selain membahas strategi pengumpulan zakat nasional, Rakornas juga menghadirkan sesi Zakat Strategic Talks bersama sejumlah tokoh nasional untuk memperkuat peran zakat dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan ditutup pada 15 Oktober 2026 dengan pembacaan Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa, dilanjutkan dengan Grand BAZNAS Awards 2026.
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Cianjur dalam Rakornas ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja pengelolaan zakat, serta mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan ZIS-DSKL di Kabupaten Cianjur.
Melalui konsolidasi dan sinergi yang semakin kuat, BAZNAS Kabupaten Cianjur diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat zakat, meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
14-10-2026 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
BAZNAS Cianjur Paparkan Program 2026 dan Rencana Kerja 2027 di DPRD
Cianjur, 7 Oktober 2026 - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur memaparkan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2026 sekaligus rencana kerja tahun 2027 dalam rapat bersama DPRD Kabupaten Cianjur.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (7/10/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur secara lengkap, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Cianjur H. Slamet Riyadi, serta jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur.
Dari DPRD Kabupaten Cianjur, hadir Rian Purwa Wiwitan, S.IP., Ketua Komisi IV, bersama anggota Komisi IV, yakni Irfan Aulia Budiman, ST., Aldi Pyludsitra, SE., Rustam Effendi, H. Bayu Maulana Pamungkas, Wahyudin, S.Pd., dan Hj. Titim Patimah, S.Pd.I.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Cianjur menyampaikan berbagai program dan kegiatan pengumpulan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat, infak dan sedekah yang telah dilaksanakan selama 2026. Paparan juga menjadi bagian dari evaluasi untuk memperkuat kinerja BAZNAS dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa pada sisa tahun 2026, BAZNAS akan memfokuskan langkah pada dua hal utama, yakni memaksimalkan pengumpulan zakat yang masih belum mencapai target serta mengoptimalkan pendistribusian untuk memenuhi kebutuhan darurat mustahik.
“Di sisa tahun 2026, kami akan terus memaksimalkan pengumpulan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Di sisi lain, kami juga akan memperkuat respons terhadap kebutuhan darurat mustahik agar zakat benar-benar hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Ketua BAZNAS Cianjur KH. Deny.
Untuk tahun 2027, BAZNAS Cianjur berharap dukungan yang semakin kuat dari Pemerintah Kabupaten Cianjur dan DPRD, khususnya dalam memperkuat kebijakan dan kolaborasi pengelolaan zakat.
Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar potensi zakat di Kabupaten Cianjur dapat dioptimalkan dan manfaatnya dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat yang berhak menerima zakat di seluruh wilayah Cianjur.
“Kami berharap pada tahun 2027 dukungan pemerintah dan DPRD semakin kuat, baik melalui kebijakan maupun kolaborasi. Tujuannya sederhana, agar semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui BAZNAS dan semakin banyak pula mustahik di seluruh Cianjur yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rian Purwa Wiwitan, S.IP., menyampaikan komitmen DPRD, khususnya Komisi IV, untuk terus berkolaborasi dengan BAZNAS dalam memperluas edukasi dan sosialisasi zakat.
Kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan pada tingkat pemerintahan, tetapi diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat DKM dan RT.
“Kami dari Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur siap berkolaborasi dengan BAZNAS, termasuk dalam sosialisasi zakat sampai ke tingkat DKM dan RT. Kami juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS serta bersama-sama mengajak para pengusaha di Cianjur menjadi muzaki BAZNAS,” ujar Rian.
Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan dalam membantu masyarakat Cianjur, khususnya dalam penanganan persoalan sosial dan peningkatan kesejahteraan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam membangun ekosistem zakat yang lebih kuat, terarah, dan inklusif.
Dengan kolaborasi tersebut, BAZNAS Cianjur menargetkan pengelolaan zakat ke depan tidak hanya semakin kuat dari sisi pengumpulan, tetapi juga semakin tepat sasaran dalam pendistribusian dan pendayagunaan.
08-10-2026 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
BAZNAS Cianjur dan IGRA Perkuat Kolaborasi Pendidikan Anak Mustahik, Salurkan Donasi Rp10 Juta untuk NTT
Cianjur, 6 Oktober 2026 - BAZNAS Kabupaten Cianjur menerima audiensi Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Cianjur di Aula BAZNAS Cianjur, Selasa (6/10/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga mustahik serta meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, KH. Deny Saeful Rohman, bersama Wakil Ketua III BAZNAS Cianjur H. M. Ichsan.
Ketua PD IGRA/KKRA Kabupaten Cianjur, Hj. Ai Aisah, M.Pd., menyampaikan keinginan IGRA untuk menjalin kolaborasi dengan BAZNAS Cianjur melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan anak-anak dari keluarga mustahik.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, tetapi juga mencakup dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dan tenaga pendidik yang membutuhkan bantuan. Dengan demikian, zakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masa depan generasi penerus.
Selain mendukung program pendidikan, IGRA Kabupaten Cianjur juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam pengumpulan ZIS dari para anggotanya. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat gerakan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Cianjur.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, KH. Deny Saeful Rohman, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia berharap sinergi dengan IGRA dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak mustahik dan mengoptimalkan potensi pengumpulan ZIS.
Pada kesempatan yang sama, IGRA Kabupaten Cianjur turut menyalurkan donasi sebesar Rp10.000.000 melalui BAZNAS Kabupaten Cianjur untuk membantu masyarakat terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi ini menjadi wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar IGRA terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Cianjur dan IGRA Kabupaten Cianjur diharapkan dapat memperkuat peran masing-masing dalam menghadirkan program sosial dan pendidikan yang berkelanjutan. Sinergi tersebut juga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai langkah nyata, mulai dari dukungan pendidikan hingga bantuan kemanusiaan.
06-10-2026 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
Rembug Warga Bersama Bupati Cianjur, BAZNAS Cianjur Hadirkan ZIS dan Kepedulian untuk Warga
BOJONGPICUNG - Sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Cianjur kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui Rembug Warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cianjur, unsur Forkopimcam, serta pimpinan BAZNAS Cianjur.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur KH. Ir. Deny Saeful Rohman didampingi Wakil Ketua II H. M. Toha, S.Ag., M.Pd.I. hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat.
ZIS Hadir dalam Bentuk Kepedulian
Dalam penyampaiannya, KH. Deny mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi dan amanah agar dapat dikelola sesuai syariat dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“ZIS merupakan amanah. Ketika dikelola dengan baik dan tepat sasaran, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar KH. Deny.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Cianjur bersama BAZNAS Cianjur menyalurkan Paket Sembako Jompo dan Santunan “Nyaah Ka Indung”.
BAZNAS juga memberikan bantuan pembangunan rumah bagi Bapak Ayi (64), warga Bojongpicung yang selama kurang lebih tiga tahun terpaksa tinggal di kandang domba karena belum memiliki rumah sendiri.
Bantuan tersebut menjadi ikhtiar BAZNAS Cianjur untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus menjaga martabat dan kenyamanan warga di masa tua.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Cianjur terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan ZIS sebagai instrumen kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.
02-10-2026 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
BAZNAS CIANJUR HADIR DI RAKERNIS IT 2025, MODERNISASI SIMBA RESMI DILUNCURKAN
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur turut hadir dalam Rakernis Transformasi Digital dan Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar pada Selasa (26/11/2025). Agenda nasional ini menjadi momentum penting bagi percepatan digitalisasi tata kelola zakat di seluruh Indonesia, termasuk bagi BAZNAS daerah.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS RI secara resmi meluncurkan modernisasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Pembaruan ini menjadi lompatan besar menuju tata kelola zakat yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi dari pusat hingga daerah.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan bahwa seluruh proses pelaporan BAZNAS di masa depan akan terstandarkan melalui SIMBA sebagai sistem nasional. Ia mengakui bahwa transformasi digital bukan tanpa tantangan, terutama bagi daerah yang memiliki keterbatasan perangkat maupun jaringan.
“Dulu masih banyak yang hanya pakai HP dan sinyalnya terbatas, tapi alhamdulillah sekarang sudah berjalan. Kita ingin semua daerah bisa tembus,” ujarnya. Beliau juga menekankan kewaspadaan dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). “AI ini luar biasa, tapi jangan sampai kita dimanipulasi. Bisa saja dibuatkan suara saya padahal bukan saya. Karena itu manusia tetap harus jadi imamnya AI,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec, Ph.D., menjelaskan bahwa SIMBA kini dibangun ulang dengan arsitektur yang lebih kuat, cepat, dan memiliki standar keamanan setingkat perbankan. Ia menegaskan SIMBA bukan hanya sistem pelaporan, tetapi alat untuk memantau perjalanan mustahik hingga mencapai kemandirian.
“Data sekarang sangat sensitif. Kebocoran bisa terjadi di mana saja. Karena itu SIMBA kita bangun ulang supaya lebih aman dan lincah,” jelasnya.
Prof. Nadra juga menyoroti tantangan SDM daerah dalam transformasi digital. Masih banyak lembaga daerah yang belum memiliki staf IT, sehingga peningkatan kapasitas dilakukan secara bertahap. Namun dengan dukungan berbagai mitra teknologi global, BAZNAS terus memperkuat ekosistem digitalisasi di seluruh Indonesia.
Acara Zakat Tech Mini Expo 2025 turut menampilkan berbagai inovasi digital dari BAZNAS daerah, mahasiswa, perbankan syariah, hingga perusahaan teknologi global. Peserta dapat melihat langsung teknologi berbasis AI, cloud, dan aplikasi zakat yang mendukung modernisasi pengelolaan zakat nasional.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Cianjur H. M. Ichsan menyatakan bahwa dalam agenda strategis ini menjadi bagian dari komitmen mempercepat transformasi digital daerah. Dengan modernisasi SIMBA, “ini merupakan langkah menuju tata kelola zakat yang lebih transparan, efisien, dan aman, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai rujukan pengelolaan zakat modern di tingkat global”. Ujar beliau
28-11-2025 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
RAKORDA JABAR 2025: BAZNAS CIANJUR SIAP TINGKATKAN PROFESIONALISME PENGELOLAAN ZIS
Bandung, 12 November 2025 – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Jawa Barat yang dilaksanakan di Hotel Shakti, Bandung. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Cianjur dalam forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi pengelolaan zakat di tingkat daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat KH. M Anang Jauharuddin, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI H. Rizaludin Kurniawan, Kabid Penamas Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jabar H. Jajang Apipudin, serta Asisten Kesra Pemprov Jabar H. Asep Sukmana. Hadir juga para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Barat beserta Ketua Forsilpim BAZNAS Kabupaten/Kota, KH. Lesmana.
Pada tahun ini, RAKORDA mengusung tema “Meneguhkan Amanah Mengokohkan Strategi: Refleksi dan Akselerasi Zakat Jabar 2020–2025”, yang menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS kabupaten/kota dalam memperkuat tata kelola dan akselerasi program zakat. Selain membahas evaluasi program tahun berjalan, forum ini juga menyosialisasikan hasil Rakornas BAZNAS se-Indonesia yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Jawa Barat sebagai salah satu BAZNAS terbaik dan terdepan di Indonesia. Ia menekankan bahwa BAZNAS adalah lembaga fasilitator zakat, sehingga para pimpinan tidak diperkenankan meminta-minta, apalagi memaksa seseorang untuk berzakat. Beliau juga mengingatkan bahwa ketiadaan dukungan APBD bukan alasan untuk mengeluh, karena amanah pelayanan umat harus tetap dijalankan dengan penuh dedikasi.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jabar KH. M Anang Jauharuddin mengungkapkan bahwa RAKORDA tahun ini digelar dalam suasana keprihatinan sehingga awalnya direncanakan untuk dilakukan secara daring. Meski demikian, komitmen para peserta menjadi dorongan kuat untuk menyelenggarakan kegiatan secara langsung demi efektivitas koordinasi.
Anang juga menyampaikan bahwa RAKORDA menjadi ajang penghormatan bagi para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota yang telah memasuki akhir masa baktinya, serta penguatan kembali komitmen para amil dalam menjalankan amanah lembaga.
Partisipasi BAZNAS Kabupaten Cianjur dalam RAKORDA ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi lembaga dalam pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan. BAZNAS Cianjur berkomitmen untuk terus menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan amanah, demi kesejahteraan masyarakat Cianjur.
17-11-2025 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur Hadiri Rakornas BAZNAS 2025, Siap Sukseskan Asta Cita
Jakarta — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, pada 26–29 Agustus 2025. Forum tahunan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dengan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam pembukaan Rakornas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ketua MUI KH. Anwar Iskandar, Wakil Kepala Perwakilan RI Kedubes Indonesia untuk Mesir M. Zaim A. Nasution, Dirjen Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, serta jajaran pimpinan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia, termasuk pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa Rakornas menjadi momentum penting untuk menyinergikan program zakat dengan Asta Cita agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat. “Tema Rakornas 2025 mengandung makna besar agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat dan mendukung Asta Cita,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor menjelaskan bahwa dukungan BAZNAS terhadap Asta Cita diwujudkan melalui program-program nyata, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi, hingga pembangunan inklusif. Capaian positif BAZNAS juga tercermin dari peningkatan penghimpunan zakat nasional yang naik signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024, dengan target Rp1,35 triliun di tingkat pusat pada 2025. Jumlah muzaki pun terus meningkat hingga 28,46 juta jiwa pada 2024.
Selain di tingkat nasional, BAZNAS juga aktif berkontribusi di kancah internasional, khususnya dalam isu kemanusiaan Palestina. Hingga Juli 2025, BAZNAS telah menghimpun Rp375 miliar dan menyalurkan Rp120 miliar untuk membantu lebih dari 670 ribu penerima manfaat di Gaza. Menurut Kiai Noor, hal ini menjadi kebanggaan bangsa karena logo BAZNAS kini dikenal di dunia internasional sebagai simbol kepedulian umat Islam Indonesia.
Rakornas BAZNAS 2025 turut menghadirkan BAZNAS Awards dengan hampir 1.000 penghargaan untuk BAZNAS daerah, LAZ, tokoh publik, hingga mitra perusahaan. Ajang ini diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh elemen penggerak zakat dalam menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, A.Pi., MM, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Cianjur dalam Rakornas adalah bentuk komitmen agar program zakat di daerah selaras dengan visi nasional. “Rakornas menjadi ruang strategis bagi kami untuk menyusun langkah konkret demi kesejahteraan umat di Kabupaten Cianjur. Dengan sinergi bersama BAZNAS RI dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimis zakat akan semakin berdampak luas,” tegasnya.
28-08-2025 | HUMAS BAZNAS Cianjur
BAZNAS Cianjur Audiensi Dengan Bupati, Perkuat Sinergi Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Cianjur - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur melaksanakan audiensi dengan Bupati Cianjur, dr. Wahyu, bertempat di ruang rapat Bupati, Selasa (29/7/2025). Audiensi ini turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Cianjur memaparkan sejumlah program strategis yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan umat, dan optimalisasi potensi zakat.
Bupati Cianjur menyambut baik berbagai program yang dijalankan BAZNAS dan menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
“Harapan kami, Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur dapat terus bersama-sama dengan BAZNAS dalam membantu masyarakat kita yang keluhannya beragam. Kolaborasi ini penting untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat secara tepat sasaran,” ujar Bupati.
BAZNAS Kabupaten Cianjur berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan layanan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat Cianjur.
30-07-2025 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
UPZ BKPRMI Cianjur Resmi Beroperasi, Siap Sukseskan Program BAZNAS Cianjur
Cianjur – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Cianjur resmi beroperasi dan siap bersinergi untuk menyukseskan program-program BAZNAS Kabupaten Cianjur. Peresmian ini disampaikan dalam kegiatan Pembinaan UPZ yang digelar di Aula BAZNAS Cianjur, 25 Agustus 2025.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Cianjur, Dr. (H.S) KH. Aden Ali Abdulloh, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terbentuknya UPZ BKPRMI Cianjur. “Kami menyampaikan terima kasih dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada UPZ BKPRMI Cianjur yang siap berperan aktif memfasilitasi anggota dan siswa binaan BKPRMI dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Semoga keberadaan UPZ ini semakin memperkuat gerakan kebangkitan zakat di Cianjur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua UPZ BKPRMI Cianjur, H. Iyus Sopandi, menegaskan kesiapan timnya dalam menjalankan amanah. “UPZ BKPRMI Cianjur siap melakukan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari anggota maupun siswa yang selama ini menjadi binaan BKPRMI. Kami juga berharap terus mendapatkan bimbingan dan arahan dari BAZNAS Cianjur dalam pengelolaan ZIS agar lebih profesional dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Dengan hadirnya UPZ BKPRMI Cianjur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat terlayani dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui jalur resmi. Hal ini juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan BAZNAS Cianjur demi terwujudnya kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional.
25-08-2025 | HUMAS BAZNAS CIANJUR
BAZNAS Serahkan SK UPZ ke PT. NOTOS, Perusahaan Teladan dalam Penghimpunan Infak
Cikalongkulon, 5 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten Cianjur secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus baru Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT. NOTOS dalam kegiatan yang berlangsung di area pabrik PT. NOTOS, Kecamatan Cikalongkulon, pada Selasa (5/8).
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pembinaan singkat dari Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Cianjur, Dr. (H.C) Aden Ali Abdulloh, M.Pd.I, yang memberikan arahan terkait tugas, peran strategis, serta program-program yang dapat dijalankan oleh UPZ dalam mendukung pengelolaan zakat secara profesional dan syar’i.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua BAZNAS menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada manajemen PT. NOTOS yang selama ini dinilai paling aktif dalam penghimpunan infak dari seluruh karyawan, bahkan sampai pada level manajemen. Kontribusi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap program-program keumatan melalui BAZNAS.
Manajemen PT. NOTOS melalui Bapak Audi juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan pendampingan dari BAZNAS. Menurutnya, pembaharuan pengurus UPZ ini menjadi langkah positif dalam mendukung program zakat di lingkungan perusahaan. Ia berharap BAZNAS terus memberikan pembinaan dan pendampingan agar pengurus UPZ semakin memahami tugasnya, sehingga proses penghimpunan dan penyaluran zakat dapat berjalan optimal dan sesuai prinsip syariah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru UPZ ini, diharapkan sinergi antara PT. NOTOS dan BAZNAS Kabupaten Cianjur semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
05-08-2025 | HUMAS BAZNAS CIANJUR

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Cianjur.
Lihat Daftar Rekening →